Dini hari yang segar namun gerah
Asap hitam mengisi udara sejuk
Menghiasi langit menyambut pagi
Disuguhi cahaya menyentuh hati
Tak berdaya jiwa dan raga
Mendengar khabar jantungnya terbakar
Melemas lemah merintih pedih
Namun aku tak sendiri
Allah bersama dalam hidupku
Biarlah sijago merah melahapnya
Pasti di depan ada hamparan terluas
Menanti peremajaan terindah menemani

Tidak ada komentar:
Posting Komentar