Oleh : Imas Masruroh
Air mata kalbu yang bercucuran
Tiap waktu semakin tak tertahankan
Tak tahan dengan air mata kalbu
Menyayat asa bagaikan abu
Akibat dari kejamnya kalbu
Kini tertindas yang memiliki kalbu
Dimanakah kalbu yang kalian miliki
Hanya kepedihan yang dirasa kami
Etalase yang kalian pertontonkan
Tak pantas untuk dipertahankan
Kami hanya sebagai rakyat jelata
Tak ada ruang untuk menjelma
Padahal kami ingin sejahtera
Hidup di tanah air tercinta
Tak ada tekanan yang menjadi
Hingga kami mampu berdikari
Lebak, 7 September 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar