
Bakat merupakan potensi yang ada pada diri seseorang yang sudah melekat sejak lahir. Oleh karena itu jika seseoarang sudah memiliki bakat sejak lahir apapun yang dilakukan akan mudah dan gampang. Dan pada pertemuan belajar menulis gelombang 17 ini kami para peserta dihadirkan seorang guru matematika di SMKN 50 Jakarta yang kegemarannya berjalan-jalan keliling negeri, beliau bernama Dedi Dwitagama dan frofilnya bisa dilihat di link ini http://dedidwitagama.wordpress.com
Yang belum mengetahui wajah Pak Dedi Dwitagma bisa di cek di link ini
Gemar berbagi tentang hal yang bermanfaat bisa dilihat dilink ini http://trainerkita.wordpress.com
Tulisan tentang pendidikan beliau publishkan ada di link ini http://dedidwitagama.wordpress.com
Sang guru matematika ini juga seorang fotografer dan dipublishkan di link ini http://fotodedi.wordpress.com dan tulisan lainnya beliau publishkan di link ini http://kompasiana.com/dwitagama ini adalah link instagramnya http://instagram.com/dwitagama. Dan ini adalah link podcast beliau https://www.listennotes.com/podcasts/negeri-paman-besut-dedi-dwitagama-JVG4U38avHR/ berikutnya mengenai link youtube yang dipublish ini linknya http://youtube.com/dwitagama . Pak Dedi Dwitagma mulai nulis di blog sejak 2005, akibat provokasi adiknya agus sampurno, pemilik blog http://gurukreatif.wordpress.com berikut blog pertamanya http://dwitagama.blogspot.com
Pemaparan Sang guru matematika
Di tahun 2007 ada wordpress, saya membuat beberapa blog sekaligus yg isinya mendokumentasikan kegiatan saya di sekolah, kegiatan jalan-jalan dan hobby fotografi saya, masih ada 10 blog lain yg saya kelola.
apa yg membuat saya bertahan 15 tahun ngeblog?
pertama saya merasa punya majalah sendiri yang isinya bisa saya muat sesuka saya ---
kedua; saya punya alat promosi gratis ttg ide", kegiatan", skill, dan apa aja yg sy upload di blog ... akibatnya saya menerima banyak undangan untuk berbagi ke aceh hingga papua dan beberapa negara di dunia, terakhir 2012 saya ke Seoul Korsel, 2019 ke Sumbawa .... gretoooong kata anak" skarang
ketiga; saat kehabisan ide untuk menulis saya jadi blogwalking, liat" blog teman, membuat saya jadi membaca info" yang memunculkan ide menulis dan menambah asupan gizi literasi
keempat; saya secara sadar menerapkan pribahasa gajah mati mninggalkan gading .... saya ingin pergi meninggalkan tulisan yang bisa dilacak di google
kelima; saya mengabarkan berbagai hal baik yang saya lihat, kebahagiaan saya rasakan agar tersebar ke dunia dan kabaikan & kebahagian makin banyak bertebaran di dunia maya dan dunia nyata
Kapan saya menulis? bisa kapan saja, saat istirahat usai upacara sebelum jam mengajar -- sasat istirahat antar jam mengajar, sebelum pulang sekolah, saat menunggu anak pulang sekolah, menunggu istri belanja, menunggu rapat di mulai, saat pembicara rapat sudah dimengerti intinya, agar tak ngantuk saya menulis ... skarang ada aplikasi android yg makin memudahkan saya menulis
Trik disaat buntu ide ala Pak Dedi Dwitagma sang guru matematika
Tulis aja sebisanya, walau cuma satu alinea dilengkapi foto,bisa lihat di https://dedidwitagama.wordpress.com, artikel terakhir contoh yang kehabisan atau kering ide. saat banyak ide, dibuat beberapa tulisan yang penayangannya dijadwal hingga beberapa bulan ke depan, di saat saya tak menulis ... tulisan terjadwal nya tayang sendiri, heppy deh
Demikianlah resume yang saya tulis , jika ada kesalahan dalam penulisannya mohon maaf karena masih dalam tahap belajar. Semoga bermanfaat
Rapih Sekali resumenya
BalasHapusCihuuyyyy Bu
Terima kasih pak Indra keren, sudah mampir
HapusSuguhan pagi yang menyegarkan. Resumenya okey bu Imas...
BalasHapusTerima kasih Bu hayati, sudah mampir
HapusSuguhan pagi yang menyegarkan. Resumenya okey bu Imas...
BalasHapusTerima kasih sdh mengerjakan tugasnya dengan baik
BalasHapusAlhamdulillah Om Jay, mudah mudahan bermanfaat tugas nya bagi saya
HapusSemoga kita bisa menulis kapan saja dan di mana saja.
BalasHapusAmin, terima kasih Bu sudah meluangkan waktunya
HapusSemangat bu, bagaimana ya mengatur waktu larena semua pd deadline...
BalasHapus😂😂😄😄
HapusMantap jiwa....
BalasHapusKeren
BalasHapus