Senin, 10 Agustus 2020

pengalaman CLBK



Sebelum melanjutkan resume perkuliahan online yang ke 4, pada malam selasa tanggal 10 Agustus tahun 2020, saya akan mengungkapkan kata pepatah yang sudah tidak asing lagi, yaitu guru terbaik adalah pengalaman.

Pada kesempatan kali ini diperkuliahan online yang diselenggarakan oleh Om Jay , PB.PGRI dan Penerbit ANDI menghadirkan nara sumber dari Tana Toraja yaitu Yulius Roma Patandean. Dengan moderator yang tak kalah hebatnya yaitu Sri Sugiastuti yang dipanggil dengan panggilan Bunda kanjeng.Adapun untuk profil narasumbernya sebagai berikut:

Nama : Yulius Roma Patandean, S.Pd.

 Tempat/Tanggal Lahir : Tana Toraja, 6 Juli 1984

 Unit Kerja : UPT SMAN 5 Tana Toraja

 No. HP/WA : 0813 5563 2823

 Email : romapatandean@gmail.com

 Facebook : Yulius Roma Patandean

 YouTube : Roma Patandean Instagram : romapatandean

 Blog : https://romadean.blogspot.com https://romapatandean.wordpress.com 

Tugas Tambahan: 

1. Wakil Sekretaris PGRI Kab. Tana Toraja

 2. Sekretaris Perwakilan YPLP PGRI Kab. Tana Toraja Lainnya:

 1. Guru Berprestasi Tingkat SMA Kab. Tana Toraja (2016) 

2. Medali Perunggu Lomba Kreatifitas Guru PORSENI PGRI Provinsi Sulawesi Selatan (2017)

Bunda kanjengpun selaku moderator memulai perkuliahan online ini. Dengan mengucapkan selamat malam sahabat-sahabatku, guru-guru luar biasa Indonesia. Dan bunda kanjengpun mengucapkan terima kasih buat Omjay dan PGRI. Sehingga pada  kesempatan yang baik ini, beliau diberikan kepercayaan  untuk menjadi moderator dengan materi" berbagi Pengalaman Menulis dan Menerbitkan Buku". Kata bunda kanjeng untuk menghangatkan suasana  malam ini, beliau mengajak kepada para peserta untuk meminum  kopi terlebih dahulu ,walau di dunia maya mengajak meminum kopi tapi terasa nyata di depan mata padahal hanya dengan menulis di wa grup. Ini merupakan kegiatan berdasarkan hati yang telah dilakukan oleh bunda kanjeng maka hati terasa dekat.  Kemudian beliau mengatakan bahwa Tana Toraja saat ini diguyur hujan. jadi enak kalau susananya lagi hujan kita meminum kopi tentunya kopi hangat. 

Narasumberpun mengawali perkuliahan online ini dengan memperkenalkan dirinya. Nama lengkapnya Yulius Roma Patandean, S.Pd. nara sumber yang satu ini mengajar Bahasa Inggris di UPT SMAN 5 Tana Toraja, sejak tahun 2015 hingga sekarang. Adapun semua siswa siswi dan rekan-rekan dari guru untuk memanggil Pak Yulius Roma Patandean ini dengan panggilan akrabnya yaitu Roma. Pak Roma mengatakan  menyebut dirinya dengan panggilan Roma karena mudah diingat, mengingat banyaknya istilah Roma.... dari peribahasa hingga ke merk makanan. (kata Pak Roma).

Bunda kanjeng juga menyapa bapak dan ibu guru hebat yang tergabung di group belajar menulis digelombang 15 ini dengan mengucapkan" asalamu'alaikum". kemudian beliau juga mengajak berdoa agar pertemuan daring ini berbuah manis dan bisa menguatkan kami  untuk semangat belajar dan berkarya.

Pak Roma selain sebagai guru, sering pula pak roma diundang untuk menjadi juri pada Lomba-lomba Debat bahasa Inggris tingkat SMA dan Lomba Story Telling tingkat SMP di Kabupaten Tana Toraja. Pernah juga pak roma menjadi dosen tidak tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia Toraja, sebagai Tutor di Universitas Terbuka dan sebagai Fasilitator Belajar di Yayasan Trampil Indonesia. Untuk saat ini Pak Roma diberi tugas tambahan di organisasi tercinta kita, PGRI, sebagai Wakil Sekretaris PGRI Kabupaten Tana Toraja dan Sekretaris Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Tana Toraja. Selanjutnya, Pak Roma ini bercerita berbagi pengalaman perihal bagaimana bisa menerbitkan buku di penerbit mayor.

  Dengan alkisah bahwa pak roma telah  diberi amanat oleh PGRI Kab. Tana Toraja untuk mengikuti Rakornas Virtual PGRI. Di kegiatan ini, pak roma mengenal guru blogger hebat kita, bapak Wijaya Kusumah yang keren dipanggil Omjay. Pada waktu itu pak roma mengenalnya lewat undangan pelatihan Belajar Menulis lewat Grup WA. Sehingga Pak Roma pun mendaftar dan tergabung di grup 8 dan grup 9.

 Pada satu kesempatan dalam kegiatan belajar menulis gelombang 8 dan 9 ini, pemateri pelatihannya adalah Prof. Richardus Eko Indrajit. Topik materi yang diberikan Prof, Rchardus adalah menulis dalam satu minggu. Untuk itu pak Roma  sempat bertanya ke Prof .Rchardus, dan pada malam  itu oleh  Prof Eko,diberi tantangan katanya "Apakah pak Yulius mau menulis bersama saya?"

Pak Roma pun menjawabnya  dengan kalimat "Saya terima dan memilih judul DIGITAL TRANSFROMATION, Berubah Untuk Menguasai Dunia. Kata Pak Roma untuk proses penulisnya sama persis seperti apa yang telah disampaikan oleh ibu Tere.   Ketika telah diumumkan oleh Penerbit ANDI bahwa naskah yang sudah di tulis oleh pak Roma itu tulisannya lolos untuk diterbitkan, lalu pak roma menangis dengan tangisan bahagia dan lsngsung menghubungi Prof. Eko lewat pesan di WA, pak roma mengucapkan"Terima kasih prof. Jujur sy menangis prof, Terima kasih bimbingannya. Seorang anak kampung, ternyata bisa nulis buku." (kata Pak Roma)

Dan pada akhirnya tulisan buku itu selesai. Belajar dari pengalaman dari berbagai kegiatan yang  Pak Roma lakukan selama ini hingga menulis, Pak Roma menyebutnya dengan istilah CLBK. kata Pak Roma bahwa Istilah CLBK ini telah menjadi populer di era milenial ini. Terutama di kalangan kawula muda. Dalam afmofsir asmara, Cinta Lama Bersemi Kembali tentunya sah-sah saja. Selama kedua sejoli menikmati proses dan tujuannya.

Pak Romapun untuk sementara dalam kegiatan menulis yang telah menjadikan warna baru  di hari-hari kehidupnya, CLBK Pak Roma panjangkan menjadi sebuah ajakan sekaligus perintah untuk dirinya, yakni: COBA, LAKUKAN, BUDAYAKAN dan KONSISTEN. Frase ini sederhana, namun sangat mengikat dirinya. Kalau Omjay mengatakan "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi", maka Pak Roma pasang alarm untuk dirinya, "Tuailah hasil selama masih sanggup CLBK."

 COBA

Tak ada satu pun usaha yang berhasil jika tidak mencobanya lebih dahulu. Setiap tawaran pekerjaan dan amanah yang diberikan ke saya, saya jarang menolaknya selama ada kaintannya dengan dunia mengajar. Sama halnya dengan menulis, memulainya kadang susah, terutama dalam membangun ide lalu mencurahkannya kalimat demi kalimat. Mencoba berulang-ulang akan melatih kita memproduksi untaian kata-kata yang menghasilkan kalimat bermakna.

 LAKUKAN

Ketika kita sudah mencoba, telah menemukan rasa dan keunikan tulisan kita, maka harus terus dilakukan agar ide kita tidak mengendap seiring berlalunya waktu. Jika ada kendala, dan kita berhenti menulis saat itu, maka saat itu juga semangat menulis kita berhenti. Jadi saya paksa diri saya untuk menulis, hingga kini. Menulis apa saja, intinya harus ada sesuatu yang tersimpan di draft tulisan blog saya atau tersimpan di laptop.

 BUDAYAKAN

Menulis harus menjadi budaya kita. Menjadi bagian dari cara hidup kita. Menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan kita. Jadi, budayakan menulis, sehingga menjadi panggilan beraktifitas setiap hari.

 KONSISTEN

Tak ada karya yang terselesaikan dengan baik tanpa konsistensi. Konsisten dalam menulis adalah misi untuk mencapai visi seorang penulis, yakni menghasilkan sebuah karya tulisan yang bisa memberi inspirasi bagi banyak orang. Bagaimana cara saya konsisten? Memaksa menulis setiap hari, minimal menulis tugas untuk siswa di blog atau upload gambar. Selain itu, saya aktif membeli buku secara online. Jika saya kesulitan mengembangkan ide, maka saya cari bukunya di OLSHOP. 

Pak Roma mengatakan Jadi, jangan takut CLBK, namun nikmatilah prosesnya dan syukuri hasilnya. Pk Roma  menutupnya dengan mengatakan: Menulis adalah proses kehadiran kita untuk membawa kabar baik tentang ilmu kehidupan. Apa pun yang kita tulis pastinya ada hubungannya dengan proses hidup kita. 

Jadi yang telah dilakukan oleh Pak Roma merupakan sebuah pengalaman. Dengan demikian pepatah memgatakan: Pengalaman adalah guru kita, kita hidup dengan seni sehingga seni itu indah. Dan pengalaman itu menambah ilmu, sehingga dengan ilmu itu akan mudah.
                       





11 komentar:

  1. Jangan berhenti menulis, banyak berlatih, dan tetap semangat

    BalasHapus
  2. Salut dgn pak Roma. Beliau mampu menaklukan dirinya sendiri sehingga dapat menerbitkan bukunya.

    BalasHapus
  3. Siip...lanjutkan CLBK nya ya dan tetap semangat

    BalasHapus
  4. salam literasi mb ....virus CLBK mewabah saingan dengan corona ....

    http://nurhidayati2010.com/273/

    BalasHapus
  5. Pengalaman adalah guru yang berharga untuk ber CLBK.. sip bu

    BalasHapus
  6. Pengalaman adalah guru yang berharga untuk ber CLBK.. sip bu

    BalasHapus

Aku tidak tahu

Aku tidak tahu Apakah aku anak solehah Aku tidak tahu  Apakah aku murid yang baik Aku tidak tahu Apakah aku saudara yang baik Aku tidak tahu...