Rabu, 05 Agustus 2020

Berlari dari kegelapan bersama Bu Kanjeng

Belajar menulis, ini dua kata yang saya temukan ketika mengikuti webinar dan lokakarya virtual series 1000 guru lebak bergerak. Yang pada saat itu Om Jay sebagai nara sumbernya. Berawal dari kegiatan inilah saya tertarik dengan mencoba menulis, walaupun saya sama sekali kurang begitu tertarik. Tapi setelah Om Jay (Wijaya Kusumah) berbagi pengalaman dan menawarkan untuk bergabung di grup Wa, saya tertarik untuk mencoba. Lalu saya bergabung di grup wa belajar menulis gelombang 15. Setelah bergabung saya masih bingung dengan kegiatan di grup belajar menulis gelombang 15 ini. Kemudian ada  Mas Brian nama panggilannya menginformasikan untuk membuka kegiatan Kelas Dasar Blogspot 1, lalu saya masuk, berjalanlah kegiatan yang dipandu Mas Brian samapi saya mendapatkan E Sertifikat. Dari Mas Brian inilah saya mendapatkan penjelasan mengenai belajar menulis gelombang 15.

Dengan demikian sayapun mengikuti kegiatan atau menyimak materi dari Bu Sri Sugiastuti, yang lahir pada 8 April 1961. Beliau mengatakan  bahwa karir menulisnya dimulai ketika usianya jelang setengah abad. Nah dari sinilah saya semakin tertarik untuk mencoba menulis selain dari Om Jay. 
Beliau ( Sri Sugiastuti) kuliah S2 jurusan pengkajian bahasa inggris yang linieer dengan jurusan yang diambilnya di S1 UNS. Tahun 2010 jadi tahun keberuntungannya ketika 2 bukunya bisa terbit, Buku “SPM Ujian Nasional Bahasa Inggris untuk SMK” penerbit Erlangga, dan buku antologi “ Diary Ketika Buah Hati Sakit”. Naskahnya sebagai pemenang ke 3.  Buku kroyokan lainnya bersama Kompasianer tahun 2014 “25 Kompasianers Merawat Indonesia” dalam rangka hari Kartini. Satu lagi berjudul “ Indonesia Satu “ penerbitnya Indie Peniti Media. Beberapa buku antologi Muara Kasih Ibu, Move on, Go to 2020, dan Move on. 

Tahun 2013 terbit 3 bukunya. 1 buku Parenting berjudul “Seni Mendidik Anak Sesuai Tuntunan Islami” penerbit Mitra widyawacana Jakarta. Novel Hidayah “ Kugelar Sajadah Cinta” penerbit Indie Bentang Pustaka Sidoarjo dan “Deburan Ombak Waktu” penerbit Indie Goresan Pena  Cirebon. Tahun 2015 Buku “SPM Ujian Nasional Bahasa Inggris untuk SMK edisi baru, penerbit Erlangga. Tahun 2016 buku “ The Stories Cakes For Beloved Moms’ penerbit Indie Oksana dan tahun 2017 buku “ The Stories of wonder Women’ Penerbit Mediaguru. Tipuan Asmara (Novel), Wow Engish is So Easy Kids, Perempuan Terbungkas, (Novel) Catatan Religi Bu Kanjeng(Motivasi), Merawat Harapan (Parenting), The Power of Mother’s Prayer (Parenting) Masuk Surga Karena Anak (Parenting)
Kesehariannya ia mengajar, pegiat Literasi, pengurus TPQ di masjid Al Fath, Blogger, Komunitas berbagai kepenulisan baik online maupun offline, salah satunya aktif di blog Gurusiana dan Komunitas sejuta guru ngeblog. Pegiat Literasi Nusantara  dan Duta Bunda Baca Soloraya.


Berikut ilmu yang telah disampaikan belajar menulis gelombang 15


Cara Jadi Penulis

Banyak orang yang berkeinginan menjadi penulis, lalu bagaimana caranya menjadi penulis? Berikut ini adalah cara atau langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk menjadi seorang penulis:

Banyak membaca Penulis membutuhkan ide atau gagasan, dan ide atau gagasan itu banyak kita dapatkan dari membaca. Ada banyak jenis bacaan yang bisa kita baca tergantung minat kita. Apa yang kita baca amat menentukan gaya kepenulisan kita
Mencoba menulis Tuliskan saja apa yang ingin Anda tuliskan, bahkan ketika Anda tidak punya ide sama sekali Anda pun bisa menulis cerita bahwa Anda sedang tidak punya ide. Menulis bisa melalui media apa saja, bisa Anda tulis di komputer Anda, buku harian Anda, ataupun di media sosial seperti facebook, dan juga blog. Semakin banyak kita menulis maka kita semakin mengasah kemampuan kita untuk menulis.
Mengirimkan tulisan Setelah Anda mencoba banyak menulis tentang apapun itu baik artikel, puisi, atau pun cerpen, cobalah untuk mengirimkannya ke media seperti media cetak. Atau jika tulisan Anda sudah menjadi sebuah buku, Anda bisa mengirimkannya ke penerbit buku.
Teruslah menulis Jika naskah Anda ditolak atau sudah pernah diterbitkan, teruslah menulis. Kembangkan terus kemampuan Anda dan perbanyak karya-karya Anda.

Tips Disiplin Menulis

Pernahkah ketika Anda punya ide, kemudian mulai menulis tapi Anda selalu menunda menyelesaikan tulisan tersebut. Berikut adalah tipsnya agar disiplin menulis:

•> Buat kerangka tulisan Untuk penulis yang telah biasa menulis, biasanya kerangkanya hanya di dalam pikiran saja, tapi ada juga yang menuliskan kerangka tersebut. Hal ini perlu agar tulisan memiliki arah dan target.
•> Buat target Buat target kapan Anda akan menyelesaikan tulisan Anda. Jika perlu buat tabelnya berapa halaman per hari rencana Anda dan tuliskan faktanya atau pencapaiannya di sampingnya. Jika yang sering mengikuti lomba-lomba dengan dead line tertentu pasti sudah terbiasa.
•> Fokus Fokus pada target yang Anda buat, jangan tergoda oleh godaan-godaan yang membuat Anda menunda menyelesaikan tulisan Anda
•> Reward & punishment Anda juga bisa memberi hadiah pada diri Anda sendiri jika bisa mencapai target atau melebihi target, dan Anda juga bisa memberi hukuman pada diri sendiri jika sebaliknya yang terjadi

Tips Memilih Judul Yang Menarik

Judul yang menarik amatlah penting bagi sebuah buku. Bahkan ada buku yang isinya kosong tapi laku dan menjadi best seller hanya karena judulnya yang menarik. Berikut beberapa tips untuk memilih judul yang menarik

•> Sesuaikan dengan tema tulisan Sebelum membuat judul yang menarik, buatlah judul tersebut sesuai dengan tema tulisan, atau memilik konsep terhadap isi tulisan
•> Buat judul dengan kata yang mudah diingat Judul haruslah mudah diingat oleh orang yang membacanya secara sekilas.
•> Buat orang penasaran Judul yang mampu membuat orang penasaran untuk membacanya biasanya cukup menarik orang untuk membeli buku tersebut.

Tips Mencari Ide

Ide adalah hal penting dalam berkarya. Untuk membuat sebuah tulisan membutuhkan ide. Berikut adalah beberapa tips mencari ide:

1.Bacalah sebanyak mungkin buku Beli dan bacalah buku. Selain itu, Anda juga bisa pinjam di perpustakaan, atau saling bertukar pinjam dengan teman. Dengan membaca bisa jadi Anda akan menemukan ide. Misalkan Anda membaca cerita yang berlatar Prancis, dari situ bisa juga Anda dapat ide untuk membuat cerita yang berlatar Spanyol.
2.Refreshing Anda bisa refreshing dan pergi ke tempattempat yang belum pernah dikunjungi untuk merefresh otak Anda dari rutinitas. Siapa tau Anda mendapatkan ide.
3.Tulis apa yang bisa Anda tulis Jika Anda belum mendapatkan ide, cobalah . Mungkin pengalaman Anda, atau mungkin apa yang Anda ketahui. Seringkali ketika sudah mulai menulis ide-ide akan bermunculan.
4.Cari referensi dari berbagai media Anda juga bisa mencari ide dari media, apalagi saat ini teknologi informasi sudah sedemikian pesatnya. Anda bisa mencari di internet.
5.Anda juga bisa menggunakan cara ATM (amati, tiru, modifikasi). Dari berbagai referensi yang Anda dapat Anda bisa membuat tulisan yang temanya mungkin sama, tapi Anda bisa memodifikasi sedemikian rupa sehingga karya Anda lebih berwarna.
  
Demikianlah tips-tips yang telah disampaikan dari kegiatan belajar menulis gelombang 15. Mudah-mudahan apa yang telah alirkannya oleh orang-orang hebat ini ( Bu Kanjeng & Om Jay) bagaikan air yang mengalir dan banyak manfaatnya, amin.







4 komentar:

  1. Judulnya saya suka harus mencari tempat yang terang ya

    BalasHapus
  2. Dengan latar berbeda dengan yang lain, jd menambah nuansa saat WB, selamat pagi dan resumenya mantul....(Melati ER)

    BalasHapus

Aku tidak tahu

Aku tidak tahu Apakah aku anak solehah Aku tidak tahu  Apakah aku murid yang baik Aku tidak tahu Apakah aku saudara yang baik Aku tidak tahu...