![]() |
| Bismillaahirrahmaanirrahiim Merdeka merdeka merdeka bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 tanggal 17 Agustus 2020 alhamdulillah masih semangat untuk mengikuti kuliah online belajar menulis gelombang 15 walaupun sebenarnya dalam menulis masih jauh dalam kaidah-kaidah menulis. Tak apalah memang hidup tidak langsung harus berhasil. Pasti ada rintangan yang harus dilewati.Sebagaimana pepatah mengatakan berakit rakit ke hulu berenang-renang ketepian bersakit sakit dahulu bersenang- senang kemudian. Seperti biasannya diminggu -minggu sebelumnya untuk jalannya kuliah online kegiatan belajar menulis ini dipandu oleh moderator. Moderator yang tidak asing lagi namanya bagi peserta kulih online ini tiada lain tiada bukan beliau adalah Bunda Sri Sugiastuti dipanggil dengan bunda kanjeng. Dengan narasumber Ibu Noralia Purwa Yunita ,M.Pd. Bagaimana mengenai profil narasumber kali ini! Penasaran mari kita baca secara detail di bawah ini! Perempuan bernama
lengkap Noralia Purwa Yunita, M.Pd ini lahir di Kudus, 12 Juni 1989. Dia putra
pertama dari dua bersaudara dengan ayah bernama Ali Achmadi, S.Pd dan ibu Noor
Fatkhiyah, S.Pd.SD.
Penulis pernah mengambil kuliah program sarjana di Univeritas Negeri Semarang yang kemudian dilanjutkan program magister pendidikan di Universitas Negeri Semarang. Saat ini penulis bekerja sebagai pengajar di SMP Negeri 8 Semarang. Selain mengajar, penulis juga aktif menulis di blog dan tergabung dalam komunitas sejuta guru ngeblog, anggota komunitas koordinator virtual Indonesia (KKVI), anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran Prakarya, serta Pembimbing ekstrakurikuler KIR SMP. Prestasi yang pernah diraih penulis adalah Juara Harapan I lomba karya tulis di Universitas Negeri Semarang, program pendanaan Dinas Provinsi Jawa Tengah pada program fasilitasi karya ilmiah tingkat Provinsi Jawa Tengah, Program pendanaan LPPM pada usulan program pengabdian masyarakat, program pendanaan DIKTI pada program kreativitas mahasiswa tingkat nasional, pendanaan program Student Grand Hibah Im Here DIKTI, serta sebagai pembimbing yang mengantarkan tim menjadi juara I lomba karya tulis ilmiah SMA tingkat Jawa tengah. Karya yang sudah dibuat meliputi bahan ajar Kimia SMA, buku antologi "Menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah", buku seri ekoji academy "Digital Mindset", buku " jurus jitu menulis dan berprestasi" dan beberapa artikel yang telah dimuat di media daring dan cetak. Saat ini sedang tahap penyelesaian naskah buku antologi seri kisah inspiratif kolaborasi peserta gelombang 8, naskah buku seri ekoji academy "gamifikasi", naskah buku seri PJJ ekoji academy, dan buku teks pelajaran oleh Penerbit Bumi Aksara. Penulis dapat dihubungi
melalui email : noraliapurwa@gmail.com
atau pada nomor whatsapp ; 087786578494 dan instagram : noralia_needtha. Itulah profil beliau yang saya tulis sesuai dengan yang disampaikannya tidak ada yang dirubah satupun. Diawali dengan salam yang disampaikan oleh Bunda Kanjeng yang menandakan bahwa kuliah online dimulai. Maka sang moderatorpun mempersilahkan kepada narasumber untuk menyampaiakan materinya. Materi pada pertemuan ke 7 ini tentang motivasi dan pengalaman menulis. Sebelum saya lanjutkan resume ini saya mau mengungkapkan hati saya dahulu , karena tersentuh dari tulisannya Bunda kanjeng. Ternyata pada pertemuan ke 7 ini seorang Bunda kanjeng belum pernah bertemu dengan narasumber, tetapi kalau yang namanya japri-japrian (jaringan pribadi) sering dilakukan. Sungguh luar biasa keadaan kehidupan saat ini. Yang menjadikan raga boleh tidak tahu tapi hati sudah dekat. Aneh tapi nyata, inilah tanda kekuasaan Allah SWT yang patut kita syukuri yang telah melapangkan semua urusan. Oleh karena itu dengan situasi dan kondisi di era covid 19 ini menuntut saya harus belajar banyak yang namanya IT (Informasi Teknologi). Baiklah saya teruskan resume ini bagaimana ibu Nora dalam menerbitkan buku. Ibu Nora dalam dunia menulis itu sudah mengenalnya sejak kuliah S1. Pada waktu itu beliau oleh kakak kelasnya diajak untuk mengikuti lomba karya tulis ilmiah tingkat provinsi. Perasaan beliau saat itu awalnya ragu,tapi penasaran juga. Yang akhirnya beliau ambil keputusan untuk mengikuti lomba tersebut. Walaupun beliau pada saat itu belum memiliki pengalaman sama sekali dalam hal menulis. Bagaimana bisa? tapi bagi Ibu nora dengan tekad yang kuat hanya dengan modal nekat dan otodidak saja yang dipertaruhkan. Tapi apa hasilnya Alhamdulillah membuahkan hasil yaitu mendapatkan juara 3 tingkat provinsi. Karena yang dilewati membuahkan hasil dengan mendapatkan juara, pada akhirnya beliau ketagihan menulis dan ikut lomba. Beliau mengikuti beberapa kali lomba ,beberapa kali juga mendapatkan juara. Keberhasilan ini hanya belajar dari sang kakak kelas dan tidak ketinggalan juga dari sang dosen pembimbing. Sehingga dengan hadiah juara yang diperoleh maka untuk menyelesaikan kuliah S1 Dan S2 nya beliau selesaikan tanpa biaya kuliah alais gratis. Bakat takan lenyap dimakan waktu Ibu Nora pada awalnya telah banyak meraih prestasi dari berkarya menulis, tapi sayang sekali berkeluarga dan bekerja telah menjadikan Ibu Nora dalam menulis semangatnya menjadi luntur, tapi kata beliau "jangan ditiru" dengan alasan beliau mungkin dalam mengatur waktu agak susah jadi tidak sempat dalam berkarya. Menurut saya walau sudah luntur semangatnya tapi bakat yang sudah melekat didiri seseorang ketika ada kesempatan untuk kembali berkarya itu tidak akan sirna. Apa mau dikata kalau sudah menjadi bakat apapun itu bakatnya kalau sudah dilakoni takan lenyap dimakan waktu. Hal ini terjadi pada Ibu Nora. Pada waktu itu Ibu Nora pindah unit kerja, di tempat kerjanya ada diantara satu teman yang menumbuhkan kembali semangat berkarya beliau. kapan itu ya, yaitu pada saat marak -maraknya pandemi covid 19. Jadi bagi Ibu Nora dengan hadirnya covid 19 ini membawa berkah. Maka setiap musibah pasti ada hikmahnya. Dan musibah tidak akan terjadi kalau manusianya tidak serakah. Dengan adanya covid 19 inilah yang menjadikan Ibu Nora bangkit kembali untuk menulis. Dengan syariat masuk ke groupnya belajar menulis Om Jay dkk. Di group belajar menulis inilah beliau berkarya kembali. dari sekian waktu terhenti berkarya. Karya-karya yang dihasilkan Ibu Nora di masa covid 19 1. Sebuah opini di media online suara guru PB PGRI 2.Tulisan kedua terbit di majalah geliat gemilang Bandung 3. Puncak terbesarnya menerbitkan buku dan diterima di penerbit mayor Andi Buku pertama Ibu Nora berkolaborasi dengan Prof. Eko yang berhasil diterbitkan oleh penerbit Andi. Apresiasi dari penerbit Andi dan PGRI Dengan kepandaiannya Ibu Nora dalam menulis, sehingga beliau mendapatkan apresiasi dari penerbit Andi dan PGRI sebagai tulisan yang menginspirasi dan yang lebih yes lagi dengan mendapatkan hadiahnya juga. Adapun tulisan yang mendapatkan apresiasi yaitu tulisan yang beliau kirim melalui blognya https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/jurus-4r-mencatatkan-sejarah-lewat.html Salah satu dari isi yang beliau tulis diblognya saya kutip sebagai berikut! "Menurut Ibu Farrah Dina, seorang founder tangga edu, sebuah yayasan pendidikan, ada kiat praktis yang dapat digunakan untuk mengasah skill penulisan kita hingga akhirnya diterbitkan. Semuanya dijelaskan melalui jurus 4R (Renjana, Rutin, Review dan Ruang Pembaca) Renjana Renjana berarti pashion. Yang berarti sesuatu yang menarik perhatian kita, menjadi pemikiran kita, dan apabila kita melakukannya, kita akan merasa mudah dan nyaman. Pashion ini sangat penting dalam mengawali sebuah tulisan dimana pada awal kita menulis haruslah dimulai dari menulis sesuatu yang kita kuasai terlebih dahulu. Mengapa demikian? Menurut bu Farrah Dina, Jika kita menulis suatu hal yang dikuasai, maka kata-kata yang kita tuliskan akan mengalir dengan sendirinya. Segala bentuk pemikiran kita akan dengan mudah tercurah dalam bentuk kata-kata. Lain halnya jika kita menulis sesuatu yang bukan bidang kita. Kebanyakan yang terjadi adalah proses penulisan tadi akan mengalami hambatan di tengah penulisan bahkan ada yang sampai tidak dilanjutkan sama sekali. Akhirnya tidak satupun buku teks yang dihasilkan. Namun, jika kita dipusingkan dengan pashion akan suatu genre tulisan, ada baiknya jika kita menuliskan sesuatu yang kita anggap mudah terlebih dahulu. Beliau mencontohkan jika kita suka makan, kita dapat menuliskan tentang review sebuah makanan, atau jika kita suka jalan-jalan, kita juga dapat menuliskan tentang kisah perjalanan kita, dan lain sebagainya. Hal ini akan lebih mudah tertuang dalam tulisan karena berawal dari kesukaan kita akan sesuatu. Rutin Rutin disini bukan hanya rutin dalam menulis tetapi rutin membaca. Mengapa? Menurut beliau, Jika kita rutin membaca, maka kita akan mendapatkan kosa kata baru lewat buku yang kita baca. Kosa kata ini akan sangat diperlukan untuk memperindah isi dari tulisan kita. Melalui rutin membaca, kita juga akan memperoleh ide-ide baru. Kita dapat mengembangkan ide tulisan tersebut menjadi sebuah tulisan yang bagus dan bermanfaat. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa sebuah ide tidak hanya berawal dari rutinitas membaca. Ketika kita sedang melakukan perjalanan ataupun kegiatan lain, jika ada sesuatu yang menarik bagi kita, kita dapat merekam momen tersebut untuk dijadikan sebuah ide tulisan. Orang yang memendam akan kalah dengan orang yang mengungkapkan. Orang yang menunggu akan kalah dengan orang yang melakukan Buatlah beberapa konsep dari ide-ide tersebut. Konsep yang dibuat tidak perlu dijelaskan secara detail, cukup tuliskan poin-poin pentingnya saja. Pengembangan konsep menjadi sebuah karya tulisan dapat kita lakukan pada waktu dan tempat yang khusus untuk kegiatan menulis. Para penulis juga harus menentukan waktu khusus dalam menulis. Gunakan waktu yang dipilih untuk menuangkan segala ide yang sudah kita himpun ke dalam sebuah karya tulisan. Namun, jangan sampai waktu yang kita pilih menganggu waktu kita melakukan kegiatan utama seperti pada saat harus mendampingi anak. Pilihlah waktu yang membuat kita paling nyaman agar tulisan dapat tertuang dengan mudah. Jika sudah memutuskan waktu yang tepat, jangan lupa buat komitmen untuk terus menggunakan waktu tersebut untuk kegiatan menulis. Review Pada saat kita mempunyai sebuah ide dan beberapa konsep detail dari ide tersebut, buatlah tulisan dari konsep tersebut. Lakukan kegiatan menulis ini hingga selesai. Abaikan segala bentuk tata aturan yang ada, penokohan, alur cerita (jika dalam bentuk fiksi), diksi atau pemilihan kata, atau apapun itu. Setelah semua konsep yang kita tulis berkembang menjadi sebuah tulisan yang panjang, barulah kita melakukan review dari tulisan kita. Review ini berguna untuk meminimalisir kesalahan pada tulisan kita. Kegiatan mereview juga sama halnya dengan melakukan editing tulisan. Sesuaikan tulisan dengan tata aturan berlaku. Isi tulisan juga harus sesuai dengan genre buku yang dipilih. Jika buku non fiksi, lihat kembali alur berpikir dari tulisan tersebut, namun jika buku itu termasuk buku fiksi, lihatlah pada bagian penokohan, alur peristiwa, dan lain sebagainya. Menurut bu Farrah, seringkali, karena adanya kegiatan review ini, naskah final kita akan sangat berbeda dengan naskah awal yang sudah kita buat. Kekuatannya ada di kegiatan review ini. Melalui kegiatan review ini, kita juga dapat menentukan target pembaca kita. Ruang bagi pembaca Berikutnya menurut bu Farrah, ketika melakukan kegiatan review, jangan jadikan review dari penulis adalah sesauatu yang cukup. Tapi lakukanlah review ke target pasar yang akan kita tuju. Karena tujuan kita menulis adalah untuk dibaca, maka kita perlu mendengar pendapat dari pembaca juga". Tips-tips ala Ibu Nora Dari keberhasilannya berkarya beliau meringkasnya menjadi beberapa tips,diantaranya: 1. Ambil kesempatan yang ada 2. Beri target 3. Catat referensi 4. Disiplin waktu 5. Tulis Penjabaran tips-tips diatas sebagai berikut 1. Ambil kesempatan yang ada Ibu Nora tidak menyianyiakan keadaan yang ada. Dimana ada kesempatan beliau ambil dan ini beliau alami ketika kedua artikelnya berhasil terbit di media cetak dan daring, serta berhasilnya menerbitkan buku pertamanya yang berjudul "Digital Mindset". ketika itu prof Eko menjadi narasumber di grup 8.beliau memberikan tantangan kepada beliau untuk berkolaborasi dengan Prof Eko, menulis buku dalam seminggu. Tema sudah ditentukan Prof Eko yaitu mengambil sebuah judul dari kanal YouTube Prof Eko. ini adalah alamat youtube Prof Eko yang digunakan Ibu Nora https://www.youtube.com/channel/UCa3LCo2Zjy_h_NaWz1V2jOw 2. Beri target Ibu Nora mengatakan bahwa untuk membuat target disesuaikan dengan outline yang dibuat.outline yang dibuat sudah barang tentu harus sesuai dengan tema yang dipilih. Misal di outline kita ada 5 bab,kita buat target kapan 5 bab itu harus selesai. Misalkan 5 bulan selesai 5 bab, berarti wajib 1 bulan selesai 1 bab 3.Catat Referensi Untuk mencatat referensi diusahakan referensi terkini dan teraktual. Memilih referensi ini tentunya setelah selesai membuat outline dan target. Referensi yang beliau gunakan untuk buku digital mindset adalah jurnal ilmiah baik itu nasional dan internasional, buku, dan beberapa modul dari Kemdikbud. Jadi referensi menurut Ibu Nora boleh secara online maupun offline. 4. Disiplin Waktu Dalam poin 4 ini Ibu Nora menyampaikan bahwa dalam disiplin waktu memang yang sangat susah untuk dilakuakan. Terkadang outline sudah bagus, target sudah ada, referensi sudah lengkap, tapi dalam perjalanan, kadang rasa jenuh dan malas itu datang. Akhirnya berhenti menulis. Bagaimana untuk mengatasinya beliau mengatakan bahwa untuk solusinya yaitu menentukan waktu. waktu tersendiri untuk menulis. Waktu tersebut bebas, yang penting waktu ternyaman untuk.kita berkarya Disiplin waktu ala Ibu Nora Kalau beliau biasanya diatas jam 9 setelah anak2 tidur. Jadi tidak mengambil waktu dengan keluarga. Karena prinsip beliau, menulis itu hobi. Hobi harus dilakukan dengan senang. Katanya beliau senang, keluarga juga senang. Dan beliau biasanya meliburkan diri menulis 2 hari, yaitu Minggu malam dan Rabu malam. Kenapa? Karena di kedua waktu itu beliau fokuskan untuk membuat konten channel YouTubenya. Chanel youtube ini beliau gunakan untuk media pembelajaran. 5. Tulis Dari empat langkah- langkah tadi proses terakhir yaitu menuliskan isi buku sesuai outline yang ada. Diakhir kuliah online ini Ibu Nora membagikan tips membukukan hasil resume pelatihan menulis bareng Om Jay. Dan tips ini ditulis di blog beliau ini blognya https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/06/tips-membukukan-hasil-resume-pelatihan.html ini salah satu kutipan dari blognya Ibu Nora mengenai tips dalam pembuatan resume
Itulah salah satu kutipan yang saya sertakan di tulisan saya untuk lebih jelasnya silahkan buka blognya Ibu Nora yang sudah saya sisipkan di atas. Jadi dalam pertemuan kali ini banyak sekali ilmu-ilmu tentang menulis yang saya dapatkan sebagai pemula semoga apa yang telah disampaikan oleh narasumber banyak manfaatnya. amin ya robal alamin. |


Saya suka saran Bu Nora: .....untuk menghindari PLAGIARISME .....
BalasHapusJadi perlu ditegaskan "saya" pada akhir tulisan "saya" siapa.
Salam persahabatan, penulis pemula.
Salam persahabatan Juga bapak
BalasHapusTerima kasih telah mampir kalau ada yang kurang ditulisannya jangan ragu ragu tulis aja
Makan ikan Mas, di atas atap
BalasHapusTulisan Ibu Imam, memang mantap
Nonton tv film mandra, sambil bersih bersih.
HapusBapak Indra, kunjungannya terimakasih
Mantap dan lengkap Bu Resumenya.....tetap 💪💪🤗.Salam Literasi
BalasHapusSalam literasi juga, terimakasih sudah meluangkan waktunya
HapusWahh.. apik banget
BalasHapusTerima kasih Bu, sambil belajar
HapusTerima kasih Bu
BalasHapusResum mantap, lengkap, variatif,jenis huruf dalam tulisan berbeda, ngga monoton dan ngga bosan untuk dibaca. Terus menulis,, keren...
BalasHapusIlmu yg disampaikan mb Nora bisa di laksanakan ...terima kasih mb imas resume nya sgt menginspirasi .....
BalasHapusResumenya lengkap dan menginspirasi... Semangat terus untuk berkarya
BalasHapus