Sabtu, 14 Februari 2026

Aku tidak tahu

Aku tidak tahu
Apakah aku anak solehah
Aku tidak tahu 
Apakah aku murid yang baik

Aku tidak tahu
Apakah aku saudara yang baik
Aku tidak tahu
Apakah aku teman yang baik

Aku tidak tahu
Apakah aku istri yang baik
Aku tidak tahu
Apakah aku orang tua yang baik

Aku tidak tahu
Apakah aku guru yang baik
Aku tidak tahu
Apakah aku kepala sekolah yang baik

Semua itu kupasrahkan pada Mu
Wahai Tuhanku Alloh SWT 
Ikatlah hati ini dengan hidayah Mu
Rahmat Mu membuat ketenangan


Jumat, 07 November 2025

Menikmati

Diwaktu yang luang kumelenggang
Beriang hati melayang menikmati
Bersama pujaan setia abadi menemani
Berbincang bercanda berbunga hati

Terlihat kilometer berjalan berlari
Semakin jauh jarak ditempuh
Semakin bahagia terasa di kalbu
Hingga tak terasa tiba di destinasi

Tempat cuci mata melepas lelah
Kurebahkan kedua kaki
Sambil bersantai menikmati 
Dari saripati yang berarti





Benalu kertas putih

Ruang waktu mengalir deras
Terasa hampa tapi berjalan keras
Menuju kertas bertaburan bintang
Penuh dengan harapan riang

Namun semua telah sirna
Diterpa jeratan hayalan jiwa
Yang menganggap dirinya suci
Datang dengan alasan silaturahmi

Seolah pemerhati publik
Paling peduli dengan berarti
Padahal hanya ilusi yang terjadi
Nyata nyatanya membuat duri

Ketahuilah silaturahmi mu itu
Benalu dalam putihnya kertas
Menghambat berjalannya tinta
Menuju kata kata indah







Selasa, 14 Oktober 2025

Ranting Kering

Udara terlihat hitam pekat
Disela sela genting yang rapat
Berhembus nafas bau tak sedap
Pengap jika dihirup

Disana ada pohon besar
Namun sayang disayang
Pohon hanya beranting kering
Zat klorofil tak lagi ada

Gersang merasuk menyebar
Panas melanda setiap saat
Tak pernah teduh juga sejuk
Sekali pun mega melintas








Sabtu, 17 Mei 2025

Hardiknas

wahai bangsaku
Bangsa Indonesia tercinta
Ingatlah hari ini
Tanggal dua Mei
Tanggal lahirnya Soewardi Suryaningrat

Wahai bangsaku
Bangsa Indonesia tersayang
Ingatlah hari ini
Tanggal dua Mei
Diperingati hari pendidikan nasional

Wahai Bapak pendidikan nasional
Ku baca sejarah perjuangan mu
Dalam menyamakan menuntut ilmu
Tuk anak bangsa dengan gayamu

Kau lahirkan prinsip pendidikan mu
Ing ngarso sung tulodo
Ing madyo mangun karso
Tut wuri handayani
Kau terapkan sekuat semangat mu

Tuk itu Syukuri kita panjatkan
Pada kesempatan yang diberikan
Bagi bangsa Indonesia
Dalam mengenyam pendidikan
Diseluruh Nusantara merata







Jalan ditempat

Bergelut rambut tak disisir
Bagaikan jalan tak temu arah
Berbelok berputar berbalik arah
Tak jumpa titik singgah

Duhai Sang Maha Irodat
Berilah setitik cahayaMu
Tuk segumpal darah  membeku
Agar terang dalam dadanya

Ku yakin dengan Irodat Mu
Segala apa pun tercairkan
Tak ada lagi ketimpangan
Dalam rangkaian ketenangan



Ku Sesali

Aku manusia biasa
Tak luput dari kekhilafan
Ku lakukan dengan puas
Tak kuhiraukan belukarnya

Akibatnya  ganjaran kuterima
Upah dari laga lagu ku
Yang menambah dosa pada mereka
Tak ketinggalan ragaku juga

Ku takkan mengulang kembali
Apa yang telah terjadi
Apa yang telah kuperbuat
Kupasrah pada Mu Ya Allah












Aku tidak tahu

Aku tidak tahu Apakah aku anak solehah Aku tidak tahu  Apakah aku murid yang baik Aku tidak tahu Apakah aku saudara yang baik Aku tidak tahu...