Minggu, 17 Januari 2021

Keluarga Kecilku

Berpijak kakiku di bumi
Membangun bahtera cinta
Di bawah atap sederhana
Tercipta keluarga kecilku

Di atas karpet berbulu sintetis
Bercanda ria ayah ibu dan anak
Tak ada rasa penat di dada
Hanya canda tawa bersama

Ditemani suara tokek
Di balik lemari kayu
Seakan ia turut menikmati gembira
Bersama keluarga kecilku

Lebak, 17 Januari 2021

Sabtu, 16 Januari 2021

Bencana Alam

Bumi terhampar nan luas
Langit menggantung tanpa alas
Manusia berjalan dengan puas
Hilir mudik  tanpa was-was

Dalam mengisi hari
Tangan tangan serakah menggeluti
Gunung menjulang tinggi bak paku bumi
Kini rata bak permadani

Langit tak tega melihat ini
Ia menangis tersedu sedu
Mengeluarkan air mata yang runcing
Hingga tanah pun tertusuk

Longsor di mana mana
Banjir di mana mana
Jiwa pun melayang di mana mana
Hanya tersisa puing puing bangunan di mana mana

Sadarlah ...
Hidung mulut menghirup udara tanpa membeli
Rawatlah bumi ini
Dengan bulu-bulu bumi

Lebak, 17 Januari 2021

Selasa, 12 Januari 2021

Pertemuan ketiga belajar publik speaking

Pada pertemuan ketiga belajar bicara atau public speaking for teacher bersama Om Jay bersama PGRI , pada tanggal 12 Januari 2020 jam 19 .00 - 21.00 yaitu kami disuguhkan dengan materi yang mengasyikkan , apa kira kira ya? Ya ternyata materi ice breaker. 

Materi ice breaker ini mestinya menurut saya harus berada di ruangan nyata yang secara langsung berhadapan wajah secara nyata. Akan tetapi situasi saat ini yaitu era covid 19 tidak memungkinkan hal tersebut dilakukan, maka kami belajarnya melalui zoom atau secara virtual.

Tapi itu tidak apalah, kami semua tetap semangat untuk menuntut ilmu yang penting kami bisa dan menjadi tahu terkait macam- macam ice breaker yang disampaikan oleh pemateri kami. Penasaran siapa pematerinya ? Beliau adalah kak Kusumo ahli di bidang ice breaker.

O ya teman-teman ternyata ice breaker itu bisa dijadikan Apersepsi. Salah satu contohnya yaitu ice breaker dibidang science misalnya metamorfosis kupu-kupu. Berikut bunyi ice breaker nya

Satu-satu aku sebutir telur
Dua-dua aku jadi ulat
Tiga-tiga jadilah kepompong
Kini aku jadi kupu-kupu kecil  (2×)







Minggu, 03 Januari 2021

Gerbang Sekolah Berkarat

Oleh: Imas Masruroh

Waktu
Terus berlalu
Tak mungkin kembali
Dari hari sampai mati.

Corona yang tak dinanti
Masih melenggang menari
Bersinar berseri
Bernyanyi.

Bertunaslah
Kecemasan merebak
Menghampar  di mana-mana
Sekolahpun tak tatap muka.

Belajar pula dari rumah
Padahal setahun sudah
Corona berada
Mendunia.

Gerbang
Sekolah berkarat 
Jari tangan lewat
Si kecil lama melawat.

Pergilah, si kecil corona
Mengertilah pada kami
Kami letih
Merintih.

Lebak, 4 Januari 2021



Aku tidak tahu

Aku tidak tahu Apakah aku anak solehah Aku tidak tahu  Apakah aku murid yang baik Aku tidak tahu Apakah aku saudara yang baik Aku tidak tahu...